ORGANISASI
Organisasi secara etimologi berasal
dari bahasa latin organizare, kemudian (inggris) organize yang berarti
membentuk suatu kebulatan dari bagian-bagian yang berkaitan satu sama lainnya.
Pengertian organisasi menurut :
-Dimok
“organisasi adalah perpaduan secara sistematika dari bagian-bagian yang saling bergantung atau berkaitan untuk membentuk satu kesatuan yang bulat melalui kewenangan, koordinasi dan pengawasan dalam rangka usaha untuk mencapai tjuan yang telah ditentukan”.
“organisasi adalah perpaduan secara sistematika dari bagian-bagian yang saling bergantung atau berkaitan untuk membentuk satu kesatuan yang bulat melalui kewenangan, koordinasi dan pengawasan dalam rangka usaha untuk mencapai tjuan yang telah ditentukan”.
-Steven P. Robbin
Pengertian dari organisasi adalah
salah satu unit sosial yang dikoordinasikan secara sengaja terdiri daridua
orang atau lebih yan berfungsi dan berwenang untuk mengerjakan usaha mancapai
tujuan yang yang telah ditentukan. organisasi juga diartikan sebagai kolektivitas
orang-orang yang bekerja sama secara sadar dan sengaja untuk mencapai tujuan
tertentu (1985:7)
-Gibson
Mendefinisikan organisasi sebagai
kesatuan yang memungkinkan masyarakat untuk mencapai tujuan tertentu yang tida
dapat dicapai individu secara perorangan.sementara drucker dalam nugroho
(2002:241) mengungkapkan bahwa akan terbentuk masyarakat modern yaitu
masyarakat organisasi.
-Sondang siagian
-Sondang siagian
Cenderung menelaah orgnisasi dari
sudut pandang yang berbeda yaitu organisasi ditelaah dengan pendekatan
structural dan organisasi ditelaah dari sudut pandang keprilakuan. pendekatan
yang sifatnya struktural menyoroti organisasi sebagai tempat atau wadah, hal
ini berarti:
- organisasi dipandang merupakan penggambaran jaringan hubungan kerja yang bersifat formal serta tergambar pad “kotak-kotak”, kedudukan dan jabatan yang diduduki oleh orang-orang.
- organisasi dipandang sebagai rangkaian hierarki kedudukan yang menggambarkan secara jelas garis kewenangan dan tanggung jawab.
- organisasi dipandang sebagai alat pencapaian tujuan yang telah ditentukan sebelumnya dan strukturnya bersifat permanen tanpa menutup kemungkinan terjadinya reorganisasi apabila hal itu dipandang perlu baik demi percepatan laju usah pencapaian tujuan maupun dalam usaha peningkatan efisiensi, efektivitas dan produktivitas kerja.
Ciri-Ciri Organisasi
Organisasi harus memiliki tiga unsur
dasar, yaitu :
a. Orang-orang atau sekumpulan orang
b. Kerjasama
c. Tujuan yang ingin dicapai
Dengan demikian organisasi merupakan sarana untuk melakukan kerjasama antara orang-orang dalam rangka mencapai tujuan bersama, dengan mendayagunakan sumber daya yang dimiliki.
Seperti telah diuraikan di atas bahwa organisasi memiliki tiga unsur dasar, dan secara lebih rinci organisasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
a. Adanya suatu kelompok orang yang dapat dikenal dan saling mengenal,
b. Adanya kegiatan yang berbeda-beda, tetapi satu sama lain saling berkaitan (interdependent part) yang merupakan kesatuan kegiatan,
c. Tiap-tiap orang memberikan sumbangan atau kontribusinya berupa; pemikiran, tenaga, dan lain-lain,
d. Adanya kewenangan, koordinasi dan pengawasan,
e. Adanya tujuan yang ingin dicapai.
a. Orang-orang atau sekumpulan orang
b. Kerjasama
c. Tujuan yang ingin dicapai
Dengan demikian organisasi merupakan sarana untuk melakukan kerjasama antara orang-orang dalam rangka mencapai tujuan bersama, dengan mendayagunakan sumber daya yang dimiliki.
Seperti telah diuraikan di atas bahwa organisasi memiliki tiga unsur dasar, dan secara lebih rinci organisasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
a. Adanya suatu kelompok orang yang dapat dikenal dan saling mengenal,
b. Adanya kegiatan yang berbeda-beda, tetapi satu sama lain saling berkaitan (interdependent part) yang merupakan kesatuan kegiatan,
c. Tiap-tiap orang memberikan sumbangan atau kontribusinya berupa; pemikiran, tenaga, dan lain-lain,
d. Adanya kewenangan, koordinasi dan pengawasan,
e. Adanya tujuan yang ingin dicapai.
Ilmu organisasi merupakan ilmu yang
penting dimiliki, karena dalam kehidupan kita tidak lepas dari organisasi. Di
mulai dari lingkungan yang sederhana dari keluarga, hingga struktur yang rumit
seperti organisasi pemerintahan.
a.
ciri-ciri organisasi, yaitu :
1. Adanya komponen
( atasan dan bawahan) .
2. Adanya kerja
sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang).
3. Adanya tujuan .
4. Adanya sasaran
.
5. Adanya
keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati .
6. Adanya
pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas.
b.
Ciri-ciri Organisasi Modern
1. Organisasi bertambah besar
2. Pengolahan data semakin cepat
3. Penggunaan staf lebih intensif
4. Kecendrungan spesialisasi
5. Adanya prinsip-prinsip atau
azas-azas organisasi
6. Unsur-unsur organisasi lebih
lengkap
UNSUR-UNSUR
ORGANISASI
1. Manusia
(Man).
2.
Kerjasama.
3. Tujuan
Bersama.
4.
Peralatan (Equipment).
5.
Lingkungan.
6.
Kekayaan alam.
7.
Kerangka/Konstruksi mental
Secara
garis besar organisasi mempunyai tiga unsur yaitu :
1.
Manusia.
2.
Kerjasama.
3. Tujuan bersama-sama.
Dari ketiga unsur tersebut saling
terkait dan mempunyai satu kesatuan. dari berbagai macam teori organisasi yang
di kemukakan oleh para ahli tidak ada satu pun yang memiliki kebenaran mutlak.
dan antara teori organisasi yang satu dengan yang lain saling melengkapi.
Setiap bentuk organisasi akan
mempunyai unsur-unsur tertentu, yang antara lain sebagai berikut:
1. Sebagai wadah atau tempat untuk
bekerja sama.
2. Proses kerja sama sedikitnya
antara dua orang
3. Jelas tugas dan kedudukannya
masing-masing
4. Ada tujuan tertentu
Secara ringkas unsur-unsur
organisasi yang paling dasar adalah
1. Harus ada wadah atau tempatnya
untuk bekerja sama.
2. Harus ada orang-orang yang
bekerja sama.
3. Kedudukan dan tugas masing-masing
orang harus jelas.
4. Harus ada tujuan bersama yang mau
dicapai.
Unsur dasar yang membentuk suatu
organisasi terdiri dari :
-Anggota organisasi
Yaitu, Orang-orang yang melaksanakan
pekerjaan organisasi, membentuk organisasi serta terlibat dalam beberapa
kegiatan primer. Orang-orang ini terlibat juga dalam kegiatan
pemikiran-pemikiran yang meliputi konsep-konsep, penggunaan bahasa, pemecahan
masalah, dan pembentukan gagasan. Mereka juga terlibat dalam kegiatan-kegiatan
perasaan yang mencakup emosi, keinginan, dan aspek-aspek perilaku manusia
lainnya yang bukan aspek intelektual. Mereka juga terlibat dalam kegiatan
self-moving (mencakup kegiatan fisik). Dan mereka terlibat juga dalam kegiatan
elektrokimia yang mencakup brain synaps (daerah kontak otak tempat impuls saraf
ditransmisikan hanya ke satu arah).
-Pekerjaan dalam organisasi
Pekerjaan ini terdiri dari
tugas-tugas formal dan tugas-tugas informal. Tugas-tuguas ini menghasilkan
produk dan memberikan pelyanan organisasi. Pekerjaan ini ditandai oleh tiga
dimensi universl :
1. Isi
2. Keperluan
3. Konteks
-Praktik-praktik pengelolaan
Tujuan primer pegawai manejerial
adalah menyelesaikan pekerjaan melalui usaha orang lainnya. Manejer membuat
keputusan mengenai bagaimana orang-orang lainnya, biasanya bawahan mereka,
menggunakan sumber daya yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan mereka.
Sebagian manejer membawahi para pekerja yang beroperasi dan sebagian lainnya
membawahi manejer-manejer lainnya.
-Stuktur Organisasi
Merujuk kepada hubungan-hubungan
antara tugas-tugas yang dilaksanakan oleh anggota-anggota organisasi. Struktur
organisasi di entukan oleh tiga variable kunci :
1. Kompleksitas
2. Formalisasi
3. Sentralisasi
-Pedoman Organisasi
Adalah serangkaian pernyataan yang
mempengaruhi, mengendalikan dan memberi arahan bagi anggota organisasi dalam
mengambil keputusan dan tindakan. Pedoman organisasi tersiri atas :
pernyataan-pernyataan seperti cita-cita, misi, tujuan, strategi, kebijakan,
prosedur dan aturan.
Merujuk kepada hubungan-hubungan
antara tugas-tugas yang dilaksanakan oleh anggota-anggota organisasi. Struktur
organisasi di entukan oleh tiga variable kunci :
-Macam- Macam Bentuk Bagan Dalam
Struktur Organisasi
Dalam suatu Organisasi pasti lah ada
juga sebuh Stuktur nya jika dalam organisasi tidak ada strukturnya maka suatu
perusahaan itu pasti akan bobrok dan hancur dalam penyusunan jabatannya
masing-masing dan berikut adalah contoh dari gambar Bagan yang biasa
perusahaan-perusahaan pakai pada umumnya yaitu:
A. Bagan Horizontal
mengapa bagan tersebut di katakan horizontal
karena pada bagan tersebut jika semakin banyak jabatan-jabatan yang di buat
dalam perusahaan tersebut maka bagan ini akan semakin luas menyamping
Bagan
Struktur Organisasi Berbentuk Horizontal
B. Bagan Vertikal
Bagan vertikal adalah kebalikan dari bagan Horizontal. Bagan Vertikal
pada umumnya bagan ini jika dalam perusahaan banyak sekali jabatan atau
kepala-kepala bagian dari masing-masing divisi maka bagan ini akan semakin
panjang ke bawah.
Bagan
Struktur Organisasi Berbentuk Vertikal
C. Bagan Lingkaran
Kenapa bagan ini berbentuk lingkaran
karna mungkin dalam suatu perusahaan memang sangat memiliki perbedaan
tersendiri dalam menyusun bagian-bagian dari perusahaan itu tersebut oleh
karena itu banyak sekali model bagan yang terbentuk. pada model bagan ini jika
setiap penambahan anggota maka bagan ini akan bertambah diameternya dan semakin
membesar.
Bagan
Struktur Organisasi Berbentuk Lingkaran
D. Bagan Piramid
Bagan ini sangat mudah digunakan
karna bentuknya seperti Piramid yang menempatkan bagian-bagian dalam perusahaan
yang paling tertinggi di letakan pada bagian TOP dan untuk karyawan di letakan
MID dan untuk Office Boy di letakan pada Bagian LOWER.
Bagan
Piramid
(sumber :
http://ariantocahyadi.blogspot.com/2011/10/bentuk-bagan-struktur-organisasi.html)
pada umumnya bagan yang paling
sering di gunakan adalah bagan Horizontal dan bagan Vertikal karena bentuk dan
pola yang cukup simple sehingga lebih mudah di mengerti oleh khalayak .
Sumber : http://darkzone7.blogspot.com/2012/10/teori-organisasi-umum-1-macam-macam.html#ixzz2hVQ3GLRn


